Akan ku bentang permaidani emas sejauh perjalanan mu kemari
Disisinya dihiasi bunga segar ditanam dengan penuh rasa cinta
Sambil pembantu ku memayungi mu dengan pokok zaitun emas
Dikipas dengan ekor merak yang harum mewangi
Saat kau melangkah kemari
Nadi ku berhenti sesaat
Berdebar dan berpeluh menunggu kehadiran dirimu
Mahuku senyum tapi tak ternampak yang indah
Mahuku meraung namun tak ternampak bayang ngeri
Makin dekat kau kemari
Nadi ku semakin perlahan
Sampai saatnya nanti
Kau kan mengerti ini bukan lagi permainan.
No comments:
Post a Comment